Baskara Sialan: Menanam Benih, Lupa Memanen

Oleh: Ririna

Matahari sore itu memantulkan seburat jingga pekat di ufuk barat. Alea duduk di bangku taman belakang yang jauh dari keriuhan pesta pernikahan kerabatnya.

Di tangannya, sebuah ponsel menampilkan berita tentang gugatan seorang anak kepada ibunya sedang memuncaki trending topic, dan entah mengapa, setiap baris kalimat di sana terasa seperti sembilu yang menyayat kulit Alea sendiri.

Dunia sedang haus darah. Kolom komentar penuh dengan penghakiman: “Ibu macam apa yang menelantarkan darah dagingnya?”

“Surga di telapak kaki ibu, tapi ibu ini tidak layak punya surga.”

Alea mematikan layar...

Baca selengkapnya →