BATU

Oleh: Anggri Saputra

"Ayo, duduk!" ajak Anto pada tamunya, Wawan.

"Terima kasih," jawab Wawan pelan, lalu duduk di kursi ruang tamu Anto yang terasa hangat.

"Mau minum apa? Kopi, teh...." 

"Air putih hangat saja," sela Wawan.

"Esih, tolong ambilkan air putih hangat untuk Bang Wawan," teriak Anto tanpa beranjak dari kursinya.

"Iya, Mas." Suara lembut mengalun dari balik kamar.

Wawan lalu melihat bayangan Esih keluar dari kamar.

"Tumben malam ini kamu main ke sini," ucap Anto sambil tangannya menarik sebatang rokok dari bungkusnya.

Lalu Anto menawarkan rokok pada Wawan.

"Terima kasih." Wawan mengambil sebatang.

Lalu Anto menaruh bungkus rokok di atas meja, mengambil korek api gas warna biru dan menyalakan rokoknya. Setelah hembusan asap pertama keluar dari mulutnya, korek api gas diberikan pada Wawan.

Wawan mengambil korek api gas. Seperti Anto, rokoknya pun dibakar sampai membara dan mengeluark...

Baca selengkapnya →