Clement adalah seorang anak laki-laki berusia delapan tahun, yang hidup berdua dengan neneknya yang tuli dan pikun. Sang nenek hampir tidak pernah bisa diajak berkomunikasi.
Satu-satunya cara Clement merasa dekat dengannya adalah dengan menonton potongan-potongan film, menggunakan proyektor tua peninggalan ayahnya, yang tewas akibat menjadi korban salah tembak.
Sejak sering menonton film bersama neneknya, Clement mulai jatuh cinta pa...