Jumat malam. Tanggal 28. Angka di kalender ini keramat. Ini adalah waktu di mana saldo rekening biasanya mengalami pendarahan hebat, sekarat, dan butuh transfusi dana darurat.
Aku duduk di ujung meja makan. Di hadapanku, Hanif duduk dengan wajah pasrah, seolah-olah dia adalah terdakwa yang sudah divonis mati dan tinggal menunggu eksekusi. Di tengah meja, terhampar tumpukan struk, print-out rekening koran setebal skripsi, dan kalkulator besar yan...