Telah kukirimkan boneka boba warna coklat dengan emot tersenyum. Kukirimkan bersama perasaan serta sebagian harapan bahwa aku sedang menaruh perhatian kepadamu. Lewat jalan Gatot Subroto timur yang macetnya minta ampun karena perbaikan tiga jembatan serta polusi kendaraan, debu jalanan kulalui ikhlas. Kamu tidak usah khawatir biar itu menjadi urusanku saja. Aku akan sampai dengan tepat waktu tanpa kurang apapun di rumahmu Jalan Permata Hijau Gang V. Kamu tidak usah berdandan serius, aku tahu kamu sedang capek baru datang dari bekerja namun izinkan aku menghapus lelahmu dengan boneka boba kesukaanmu yang selalu saja gagal kuberikan padamu saat bermain capit boneka di toko kelontong.
Sungguh aku kira bermain capit boneka hal yang mudah, berkali-kali aku coba hingga sampai di koin ke delapan belum satu boneka pun aku dapat. Kalau kamu baru koin ke tiga sudah dapat boneka boba pink mini. Aku kalah soal itu tapi soal pengertian akulah orangnya. Itulah alasanku kenapa memberimu boneka boba warna coklat yang kubeli di kota pahlawan. Kalau dengan bermain capit bonek...