Bubur Kacang Hijau

Oleh: Rizky Anna

AKU sedang menjemur pakaian ketika motor asing berhenti tepat di depan rumah. Lelaki paruh baya berjaket oranye mengangguk kepadaku, lantas membuka maskernya.

“Atas nama Riz? Blok D4?”

Aku mengangguk sembari mengingat-ingat adakah pesanan paket dari toko online yang belum kuterima. Sebelum kudapatkan jawabannya, lelaki itu turun dari motor membawa kresek hitam.

“Ini pesanannya, Kak.”

“Saya enggak pesan makanan, Pak.”

Ia menggulir layar pon...

Baca selengkapnya →