Matahari bersinar terik, seolah alam semesta tahu bahwa hari ini aku butuh spotlight. Tapi bukan spotlight kesuksesan yang kudapat, melainkan spotlight kehancuran martabat.
Hari ini adalah hari keramat. Gebetan terindahku, Nadia, menikah dengan seorang pengusaha tambang batu bara yang dompetnya mungkin lebih tebal daripada kitab undang-undang hukum pidana.
Aku diundang. Tentu saja. Nadia bilang, "Datang ya, Yo. Kita kan tetep bestie."
Bestie gundu...