Setiap orang pasti memiliki satu memori masa SMA yang akan terus menghantui mereka hingga liang lahat. Bagi sebagian orang, memori itu mungkin tentang cinta pertama yang ditolak, dipalak kakak kelas di kantin, atau ketahuan membawa ponsel saat razia OSIS.
Namun bagiku, Heru, pemuda yang nasib sialnya sudah tergariskan sejak zigot, memori paling kelam di masa putih abu-abu bukanlah tentang asmara atau kenakalan remaja. Memoriku adalah sebuah traged...