Cinta di Balik Apron Muyi

Oleh: Hans Wysiwyg

“Aku mau tokoh novelku itu ganteng, putih, poninya panjang. Kalau bisa ada lesung pipitnya,” Muyi terus menerocos di telepon, dan May mendengarkan dengan sabar.

Pintu kafe tiba-tiba terbuka, dan seseorang yang ciri-cirinya disebut Muyi kini sedang berjalan ke counter memesan sesuatu.

Muyi membeku dengan gadget masih menempel di telinganya, sementara ia tak bisa mengendalikan bibirnya yang menganga.

May mengerutkan dahi di ujung telepon.

“Halo?..

Baca selengkapnya →