Cinta di Ujung Jendela

Oleh: Rico Tsiau

 CINTA DI UJUNG JENDELA

 

Kala Nokia masih menjadi raja di pasaran Indonesia. Kala BlackBerry adalah simbol gengsi—digenggam dengan bangga di meja kopi.

Di sebuah rumah sederhana di pinggiran kota, ada kisah yang mengantung—seperti cinta yang tak pernah mati.

Rumah itu tidak besar. Cat temboknya tak pernah benar-benar rata. Di musim hujan, sudut-sudutnya menyimpan lembap yang diam-diam berjamur. Tapi ada satu tempat yang selalu bersih—kursi tua di dekat jendela rendah depan rumahnya.

Di sanalah Samuel biasa duduk.

M...

Baca selengkapnya →