"Malam tak berteriak. Ia hanya... menahan napas."
Langit Garsinun Mawar Barat diselimuti kelabu yang terlalu sunyi untuk disebut malam. Tak ada bintang. Tak ada bulan. Kabut tipis merayap di antara menara-menara batu, seolah mencuri napas dari dunia yang terlalu lelap tertidur.
Di ruang konferensi utama Garrison, cahaya kristal ajaib menggantung lelah, menciptakan bayangan kusam di dinding perak. Di dalam, para petinggi militer duduk mengelilingi m...