Demikian Aku Mencintaimu
●●●
“Biru!” Ia berkata dengan nada girangnya.
Aku menyipitkan mata kala itu, melihatnya begitu berbinar, air mukanya dipenuhi kebahagiaan. Dalam hatiku mengucapkan salam untuk kehidupannya. Salam sejahtera untukmu juga sekalian perjalanan hidupmu.
Aku mengaminkan tebakannya kala itu, membuatnya tersenyum girang dan berkata, bahwa, aku mudah sekali ditebak. Katanya, semingguan itu aku memakai baju dengan ...