Di Bawah Langit yang Sama

Oleh: Melvino putra wijaya

Langit sore di Kota Yogyakarta selalu memiliki cara tersendiri untuk membuat orang berhenti sejenak. Warna jingga yang perlahan berubah menjadi ungu sering kali menjadi saksi bagi mereka yang pulang, mereka yang menunggu, dan mereka yang diam-diam jatuh cinta.

Nadira termasuk orang yang menyukai sore. Setiap selesai kuliah, ia selalu mampir ke sebuah kafe kecil di dekat kampus. Tempat itu tidak terlalu ramai. Hanya ada aroma kopi, suara musik akustik yang lembut, dan deretan rak buku di sudut ru...

Baca selengkapnya →