Dibalik Jendela Rana

Oleh: Eddy Cahyo Tutuko

Hanya dari sebuah foto seorang gadis kecil berkaos hijau sedang mendayung sampan terlihat dari belakang, tanpa sengaja terabadikan dalam kameraku, bermetafora menjadi sebuah naskah cerita panjang menguak tabir tentang kisah pilu yang dialami gadis kecil itu.

Siapkan camilan dan coffee latte, duduk manis di sofa. Setelah itu, kamu bisa merasakan keteguhan jiwa akan merasuk ke dalam tubuhmu, seperti halnya perjuangan dan ketabahan sosok gadis kecil yang terpampang di sampul depan.

Ini adalah kisah petualanganku saat meliput suasana banjir di sebuah perkampungan di Muara Jangga, Batin XXIV, Jambi, Sumatra. Kebetulan, aku membawa kamera DSLR kelas menengah yang belum lama dibeli saat cuti dua bulan lalu, lengkap dengan lensa zoom 28-70 mm dengan bukaan konstan F 2.8 yang akan menghasilkan foto dengan latar belakang blur yang memukau.

Aku bukan seorang wartawan, bukan juga seorang fotografer profesional, baru sekelas amatiran. Mendalami dunia fotografi memang sudah menjadi impianku sejak lama, dan baru sekarang kesampaian.

Saat itu, aku mewakili perusahaan tempatku bekerja untuk ikut bersama rombongan pejabat daerah dan tim Basarnas. Kami hendak menyalurkan bantuan beras dan mi instan kepada kelompok masyarakat yang terdampak banjir. Perusahaan tempatku bekerja juga ikut berpartisipasi memberikan bantuan pangan dan obat-obatan.

Lokasi banjir tersebut tidak jauh dari mes tempatku bekerja. Di sana, aku bekerja di sebuah perusahaan tambang batu bara.

Awalnya, aku tidak menyangka akan melihat pemandangan banjir yang begitu dramatis di perkampungan tersebut. Sungguh sebuah momen keberuntungan luar biasa yang ...

Baca selengkapnya →