Namanya Dyas gadis berlesung pipi yang senyumnya menawan secerah purnama. Sehari-hari ia mencari kesibukan bekerja di Rumah Makan, sesekali ia mengantar pesanan pelanggan dari rumah ke rumah. Pertemuannya dengan laki-laki bernama Reno dimulai dari sini. Saat itu Dyas mengantar pesanan ke tempat dimana Reno berada. Dulu Dyas masih karyawan baru, pertemuan singkat itu menjeratkannya pada hubungan asmara rumit dan pasti berujung sakit.
Betapa naif hidup bergantung pada kiasan cinta pandangan pertama? Reno merayu atau Dyas yang terayu? Ah, sama saja!
Reno si lelaki mapan, tidak berkekurangan kecuali kerakusannya akan kenikmatan, bertemu Dyas membuat Reno merasa semakin kaya karena memiliki surga kedua. Gadis cantik seperti Dyas mudah hanyut dalam belaiannya, apalagi yang tidak bisa Reno sombongkan? Gadis itu bebas menggeliat, kemudian dia beri seisi dunia.
Dari tempatku kini, aku terus mengamati, sesekali tersenyum miris untuk permainan mereka sepanjang malam. Tampak bahagia dan begitu puas sepertinya.
Malam berganti, masih di tempat sama, dan dari tempatku juga bisa melihat. Sebelum Dyas itu datang dan kembali melingkarkan tangan di lehernya, Reno siap menyambut sang wanita dengan sebuket bunga mawar di tangan. ...