Dua gelas kaca bening itu masih tergeletak di atas meja dapur. Padahal hari-hari sebelumnya keduanya akan beranjak dari atas permukaan marmer dengan kilatan petir itu. Aneh, tidak ada tuan yang berniat mengambilnya, sementara air di dalam gelas tetap hangat, asap mengepul di udara, menyatu dengan oksigen bumi. Ya, dua gelas kaca di rumah sederhana yang dulu dipenuhi tawa, mendadak disekap kesunyian panjang. Dapur yang dindingnya dikeramik putih dengan lukis...