Dua Hati Satu Janji

Oleh: Dear An

“Luna!”

Panggilan berat dan berwibawa itu seketika membuyarkan lamunan Luna.

Sebuah mobil hitam mewah berhenti tepat di sampingnya, perlahan kaca jendela itu turun. Di balik kemudi, terlihat seorang pria berahang tegas dengan kacamata hitam yang membuatnya tampak begitu menawan.

​Luna sempat terpaku sejenak. Namun, begitu menyadari siapa pria itu, binar di matanya langsung menyala.

“Bang Samudra!” seru Luna dengan senyum merekah lebar dan rona bahagia di wajahnya tak lagi bisa disembunyikan.

​​​“Masuk.” Perintah Samudra terdengar singkat dan tegas. Namun, sedetik kemudian ia mengukir senyum tipis.

​Luna mengangguk dengan semangat. Ia segera masuk dan duduk di kursi penumpang. Seketika, wangi parfum maskulin yang sangat ia hafal memenuhi indra penciumannya. Luna menarik sabuk pengaman dan memakainya dengan cepat.

​“Abang mau ke mana...

Baca selengkapnya →