Epigraf Pengkhianatan

Oleh: Marion D'rossi

Setiap lima tahun sekali, gang tempat Rahmat tinggal mendadak berubah seperti panggung sandiwara keliling yang baru saja memperoleh sponsor besar. Jalan yang sepanjang tahun dibiarkan berlubang akan ditimbun batu seadanya. Rumput liar di selokan dibersihkan. Dinding-dinding kusam yang biasanya menjadi tempat anak-anak menempelkan poster turnamen sepak bola mendadak dicat ulang dengan warna-warna cerah yang terlalu bersih untuk sebuah kampung yang...

Baca selengkapnya →