Fragmen Tragis Gugurnya Sayap-sayap Dandelion

Oleh: Bella Paring Gusti

Langkah Raban terhenti sewaktu ia hendak memasuki ruang praktiknya. Di sana, di salah satu jajaran kursi tunggu yang menghadap pintu, seorang wanita muda yang tengah menatap kosong ke depan dan mengusap pelan perutnya langsung menjatuhkan perhatiannya. Jantungnya berdentum tatkala menikmati profil samping si wanita yang sehalus krim sabun, atau sesegar embun pertama yang luruh dari dedaunan pagi. Namun, semakin ia lekat menatap, semakin ia yakin ...

Baca selengkapnya →