GADIS PEMETIK MANGGA

Oleh: Amrullah Ibrahim

༺♡༻

1. Kumbang yang Terperangkap di Kebun Mangga

Namaku Gamil Ar Rimbai.

Aku seorang pemuda yang gemar berwisata buah-buahan. Bagiku, menikmati keindahan alam tidak selalu harus pergi ke tempat-tempat mewah. Kadang-kadang, sebuah kebun sederhana dengan pohon-pohon rindang, aroma buah matang, dan keramahan penduduk desa sudah cukup membuat hati merasa bahagia.

Aku juga dikenal sebagai seseorang yang mudah bergaul. Wajahku, kata teman-temanku, cukup tampan untuk membuat beberapa gadis tersenyum ketika berpapasan. Selain itu, aku memiliki kemampuan bela diri yang telah kupelajari sejak remaja. Namun, semua itu tidak pernah membuatku merasa lebih tinggi daripada orang lain.

Aku lebih suka bercanda, berbincang, dan menikmati perjalanan.

Sampai suatu hari, seorang sahabatku bernama Rasyid mengajakku pergi ke Indramayu, Jawa Barat.

“Mil, ikut aku ke rumah nenek, yuk!” ajaknya ketika kami sedang duduk di sebuah warung kopi.

“Ke Indramayu?”

“Iya. Nenekku sedang panen mangga. Katanya, mangganya banyak sekali. Kamu kan paling suka wisata buah.”

Aku langsung tertarik.

“Kalau begitu, kapan berangkat?”

“Besok pagi.”

Aku tertawa.

“Cepat sekali.”

“Kalau kelamaan, mangganya keburu habis.”

Keesokan harinya, kami berangkat menuju Indramayu. Perjalanan terasa menyenangkan. Sepanjang jalan, Rasyid bercerita tentang neneknya, kebun mangga yang luas, dan kampung tempat ia menghabiskan masa kecil.

“Di sana ada sepupuku juga,” katanya.

“Laki-laki atau perempuan?”

“Perempuan.”

“Cantik?”

Rasyid melirikku sambil tersenyum.

“Kenapa? Baru dengar kata perempuan langsung bertanya cantik?”

“Aku hanya bertanya.”

“Namanya ...

Baca selengkapnya →