Hujan yang Memilih Jendela Kita

Oleh: Penulis N

Hujan selalu datang pada waktu yang tidak bisa diprediksi.

Begitu pula pertemuan antara Nara dan Alden.

Bukan di sebuah kafe yang romantis.

Bukan pula di perpustakaan yang tenang.

Mereka bertemu karena berebut tempat duduk di dalam kereta komuter yang hampir penuh pada suatu Senin pagi.

"Maaf, saya duluan."

"Perasaan saya yang lebih dulu lihat."

Keduanya sama-sama berhenti.

Lalu saling menatap.

Beberapa detik kemudian, mereka justru tertawa.

"Sudahlah," ka...

Baca selengkapnya →