Ibu dan Segala Ocehannya

Oleh: Dara Kirana

Ting!

Sebuah notifikasi masuk di ponselku. Aku yang sedang merapikan rambut di depan cermin kamar kos sontak menoleh. Kulihat nama Ovi, adikku yang masih duduk di bangku SMA, tertera sebagai pengirim pesan.

“Kak Ola, ibu mulai lagi, deh. Apa nggak malu didengar orang? Tiap hari ada aja yang salah, heran. Apa nggak bosan ngoceh terus? Aku dengernya aja bosan. Nah, dengar sendiri ocehannya,” tulis Ovi.

Aku memencet pesan suara yang dikirimkannya. Rekaman suara Ibu yang sedang marah-marah pun terdengar.

“Sudah pagi, nggak ada yang mau bergerak! Kalau bukan aku, nggak akan terhidang sarapan atau sekadar piring bersih!”

“Raja sama ratu semua penghuni rumah ini! Nggak ada yang boleh masuk dapur!” lanjutnya. Terdengar suara kuali besi beradu dengan spatula. “Sebutir nasi aja nggak mateng kalau bukan aku!”

€..

Baca selengkapnya →