Ikut Pulang

Oleh: RA Senja

Malam tidak pernah benar-benar tidur di kota metropolitan itu. Suara sepeda motor terdengar samar dari luar. Pedagang sate dan nasi goreng keliling bergantian melewati kosanku sambil menyuarakan dagangannya masing-masing.

Aku keluar dari kamar mandi sambil menggosok-gosokkan kepalaku dengan handuk. Rambutku masih setengah basah, menyisakan tetesan air di baju tidurku.

Aku menuju meja rias kecil di samping tempat tidur, bersiap untuk melakukan ritua...

Baca selengkapnya →