INGATAN MONOKROM

Oleh: ChikiMaru

“Janji Sampeyan itu palsu, Kang! Kamu bilang saat kita menua itu saat kita bebas wira wiri jalan berdua kemana pun langkah kaki membawa kita pergi.” ujar Adhon, wanita bermahkota surai putih bergelombang yang mengembang bagai Singa tua yang makin renta.

“Coba sekarang Sampeyan lihat aku, Kang. Aku kadang menyesal terlahir jadi perempuan setia.

Mataku tak pernah meleng melihat pria lain sejak Sampeyan kirim foto gaya miring dengan jambul tingg...

Baca selengkapnya →