JALAN PULANG

Oleh: hadi wiyono

JALAN PULANG

Di satu sudut kampung yang belum tergilas modernitas, beduk magrib terdengar asing, tabuhannya seperti undangan yang megah. Bagi sebagian orang yang terbiasa menjalankan ibadah ke masjid, itu adalah panggilan biasa untuk bersujud, panggilan yang selalu bisa dinikmati setiap pergantian hari dari terang menuju damainya malam. Namun bagi Andi, suara itu lambat laun berubah menjadi sirine yang mencemaskan, penanda bahwa waktu istirahatnya...

Baca selengkapnya →