Jalan yang Tidak Sampai

Oleh: Zahran Taufiq Ridwan

Nadia baru saja pulang dari rumah neneknya di kecamatan sebelah, sesuatu yang rutin ia lakukan setiap akhir bulan sejak neneknya mulai sakit-sakitan setahun terakhir. Biasanya ia pulang sebelum magrib, tapi sore itu neneknya bercerita panjang tentang masa muda, tentang almarhum kakek yang dulu sering mengantar neneknya bersepeda motor ke pasar, dan Nadia, yang selalu suka mendengarkan cerita seperti itu, kehilangan hitungan waktu.

Ia baru berpamit...

Baca selengkapnya →