Jendela Nostalgia

Oleh: Bells

Pandanganku tertuju pada selembar kertas pemberitahuan yang ditempel di balik partisi kaca jendela. Saat itu, taksi yang kutumpangi sedang berhenti di persimpangan lampu merah persis di depan bangunan dengan fasad sederhana. Aku menyipitkan mataku dan membaca: 

KAMI AKAN TUTUP PERMANEN MULAI 1 JANUARI

Aku tidak bisa membaca kalimat yang ditulis dengan ukuran lebih kecil di bawahnya, tetapi aku jelas mengenali tulisan tangan itu, juga seisi toko ya...

Baca selengkapnya →