Jodohku Cowok Bajingan, dan Aku Masih Setia Menunggunya

Oleh: Nuel Lubis

Fiony sudah berusia tiga puluh tahun. Di saat teman-teman sebayanya sibuk mengurus suami, anak, cicilan rumah, dan tagihan listrik, Fiony justru masih sibuk dengan satu perkara yang tak kunjung selesai.

Masalah itu perkara menunggu jodoh. Iya, tentang jodoh. Sesuatu yang katanya sudah ditentukan Tuhan, tetapi entah kenapa alamat rumah Fiony sepertinya belum juga ditemukan. Bahkan setiap kali menghadiri acara reuni sekolah, Fiony selalu menjadi sasaran empuk pertanyaan yang sama.

"Fiony, kapan nikah?"

"Pacarnya kamu mana, Fio?"

"Jangan terlalu pilih-pilih, deh, Fio... nanti keburu tua!"

Fiony hanya bisa tersenyum sambil mengaduk es teh di gelasnya. Kalau saja mereka tahu, dia juga ingin...

Baca selengkapnya →