Kalung

Oleh: Ahmad Muhaimin

Kalung

Guy de Maupassant

Dia salah satu gadis cantik dan menawan yang terkadang, seolah-olah karena kesalahan takdir, dilahirkan dalam keluarga pegawai. Dia tidak memiliki mas kawin, tidak memiliki harapan, tidak memiliki cara untuk dikenal, dipahami, dicintai, dinikahi, oleh lelaki kaya dan terhormat mana pun; dan dia membiarkan dirinya menikah dengan seorang pegawai kecil di Kementerian Pendidikan.

Berpakaian sederhana, ia tidak mampu berpakaian mewah, dan ia sama tidak bahagia seolah-olah ia benar-benar telah jatuh dari kedudukannya yang seharusnya; karena bagi perempuan tidak ada kasta atau pangkat; dan kecantikan, keanggunan, dan pesona bertindak sebagai pengganti keluarga dan kelahiran. Kehalusan alami, naluri akan hal-hal yang elegan, kelincahan pikiran, adalah satu-satunya hierarki, dan menjadikan perempuan dari kalangan rakyat jelata setara dengan para perempuan bangsawan terhebat sekalipun.

Ia menderita tanpa henti, merasa dirinya dilahirkan untuk semua kenikmatan dan kemewahan. Ia menderita karena kemiskinan tempat tinggalnya, karena dindingnya yang tampak lusuh, kursinya yang usang, dan tirainya yang jelek. Semua hal itu, yang bahkan tidak akan pern...

Baca selengkapnya →