KELAPA-KELAPA YANG BERLAYAR
Di Atas Air yang Mengalir
Bukan angin yang mengajariku berpikir,
bukan pula buku-buku yang tebal.
Melainkan air
yang tak pernah berhenti berjalan,
membisikkan rahasia
kepada seorang bocah desa.
Bahwa alam
tak pernah pelit memberi jalan,
asal mata mau mengamati,
asal hati berani bertanya.
Kulihat kelapa-kelapa berlayar,
bukan karena memiliki layar,
melainkan karena percaya
pada arus yang setia.
Dan sejak hari itu aku mengerti,
penemuan pertama dalam hidupku
lahir di bawah rindang pohon kelapa,
dalam doa seorang nenek
yang percaya bahwa
pikiran anak kecil pun
layak diberi kesempatan.
Aku kembali ke desa itu s...