Kematian Bergilir

Oleh: Titin Widyawati

Usup lari tergopoh-gopoh menuju kediaman adik kandungnya. Keringat membutir di dahi, napasnya ngos-ngosan, tangannya menggedor-gedor pintu rumah Ibu Fara dengan kencang. Rambut awut-awutannya diembus angin. Sarung terkalung di leher sebagai pembungkus gigil yang menyelinap lancang. Gerimis mengembun pada lembar-lembar daun. Lantana dan pakis berebut cahaya rembulan di balik mendung. Semak belukar membeku kedinginan. Asoka menari-nari dipeluk kesendirian. Beringin menyeringai di punggung tubuh rumah Ibu Fara. Kabut membuat kantuk malas diganggu. Vania meninggal beserta bayinya yang masih dalam kandungan! Kata Usup dengan suara bergetar dan sesak di dada. Je...

Baca selengkapnya →