Angin bakda Subuh berhembus teramat sejuk, menyapu hamparan sawah hijau yang membentang luas di pinggiran Bumi Sukowati. Di ufuk timur, siluet Gunung Lawu tampak gagah menjulang, dibingkai oleh semburat jingga yang perlahan mengusir pekatnya malam. Di teras sebuah rumah berdinding separuh bata yang sederhana, seorang pemuda bernama Arga menunduk takzim. Ia mencium punggung tangan kedua orang tuanya lekat-lekat, menyerap kehangatan yang selama ini...