Kinasih

Oleh: Maisa

Kinasih mengangkat tubuh ringkihnya dari ranjang. Tangan keriputnya menggeser gorden pelan-pelan, sedetik kemudian pemandangan menyegarkan terpampang di depan mata. 

"Selamat pagi, Kinasih." Seorang lelaki seusianya menyapa dari jendela yang terhalang teralis besi itu. Dia bernama Nyoman. Tampak seorang suster mengajak Nyoman untuk kembali ke aktivitasnya

"Kamu mau pulang?" Setelah Nyoman melenggang, Diah datang. Kali ini rambutnya tidak awut-awutan lagi, sepertinya suster yang merapikannya.

"Ya, Kasa akan menjemputku pulang," jawab Kinasih, di matanya ada binar senang karena akan kembali berkumpul dengan suami dan anak-ana...

Baca selengkapnya →