Langit sore masih tetap sama—semburat kemerahannya bertengger kokoh menaungi orang-orang yang sibuk lalu lalang. Kota ini tak pernah berubah sejak puluhan tahun lalu, hanya saja orang-orang yang tinggal di dalamnya mulai berubah. Mereka kini lebih sibuk dan kaku menekuri setiap hal yang bergulir tiada henti di balik layar ponsel. Hampir setiap detik selalu saja ada hal-hal baru yang muncul di balik layar itu—menyedot perhatian setiap orang. Maka, jangan heran, jika tegur sapa dan tebar senyum di kota ini menjadi komoditas langka yang layak dimuseumkan.
Bedu memacu sepeda motor bututnya di jalanan ...