Kunci yang Bernama Rindu
Leman sudah menduda tiga tahun sejak istrinya menutup mata.
Enam bulan lalu ia meninggalkan pelabuhan—tempat yang terlalu lama menahannya di hidup yang tak ke mana-mana. Damar sedang menjadi primadona. Permintaannya tinggi, harganya bagus. Dalam dua hari saja, hasil dari hutan di utara desa setara dengan seminggu upahnya sebagai buruh angkut.
Itu sebabnya ia banting setir.
Leman tak sendirian masuk hutan. Ada banyak orang...