Kutukan Keluarga III : Pageblug

Oleh: Nisa

Suasana di dalam swalayan itu mendadak menjadi sangat tidak nyata. Bukan karena apa yang mereka lihat, tapi karena apa yang mereka rasakan. Oksigen di dalam ruangan seolah-olah disedot paksa, menyisakan udara berat yang berbau tanah basah dan amis darah busuk—bau yang sangat familiar bagi Adam, bau yang sempat ia kira sudah tertinggal sejauh ribuan kilometer di tanah Jawa. Adam berdiri terpaku, jemarinya yang mencengkeram gagang sapu terasa dingin. Ia tahu bau ini. Ini adalah aroma "Pagebluk", sebuah wabah metafisika yang tidak menyerang f...

Baca selengkapnya →