Kutunggu Kau di Perempatan Itu

Oleh: dian wahyuni

Kutunggu Kau di Perempatan Itu

Aku selalu di sini, menunggunya. Dia berjanji akan menemuiku setelah memberi makan ayam-ayamnya. Seperti hari biasanya dia menghampiriku, dengan bau badan khas. Bau pakan ayam dan bau keringatnya yang membuat kami duduk berjauhan karena bau. Dia temanku sejak kecil. Ayahnya memiliki peternakan ayam. Tetapi jika senggang, dia yang mengurus ayam-ayam itu.

Sejak kecil kami selalu main bersama. Sepulang sekolah, kami merencanakan permainan bersama anak-anak lain. Petak umpet, go...

Baca selengkapnya →