Malam itu kota terasa berbeda. Lampu-lampu jalan memantul di aspal yang masih basah setelah hujan. Di sebuah halte kecil yang hampir tidak pernah ramai, seorang laki-laki bernama Raka duduk sendirian dengan earphone di telinganya.
Di ponselnya, lagu "Mengenangmu" dari Kerispatih mengalun pelan. Lagu itu seperti membuka pintu kenangan yang selama ini ia kunci rapat.
Raka menatap lampu lalu lintas di persimpangan depan. Saat itu lampunya berubah menjadi kuning. Ia tersenyum tipis.
“Lampu kuning,” gumamnya pelan.
Tiba-tiba ia teringat seseorang. Namanya Alina. Dulu, Raka dan Alina sering berjalan pulang bersama dari kampus. Mereka tidak pernah...