Ini bukan cerita tentang luka yang kualami, namun sebuah kisah tentang luka yang kutemukan. Aku fikir mengenal seseorang itu sangat mudah, apa lagi kita tinggal serumah dengannya, makan bersama setiap pagi malam, dan selalu mendengarkan ceritanya setiap hari.
Ternyata aku salah.
mungkin aku tau makanan kesukaannya, aku hafal bagaimana suara tawanya, aku tau minuman yang selalu ia pesan, bahkan akupun tau bagaimana ia mengalihkan pembicaraan setiap kali tidak ingin menjawab pertanyaanku.
Tapi.... aku melupakan sesuatu
Aku tidak tahu siapa Mama sebelum menjadi mamaku, aku hanya melihat sosoknya sebagai mama, tanpa benar-benar tahu ada apa dan siapa di baliknya.
Dan aku baru m...