LES MISERAMBLES

Oleh: Atis Dee Jay

SUDET, YARKO, DAN SEPIRING RAWON

Sepiring nasi rawon di atas meja. Asap putih mengepul tipis dari timbunan nasi putih yang nyaris tenggelam dalam kuah hitam. Beberapa potong dagingnya bermunculan di permukaannya, bak pulau-pulau kecil menjanjikan seribu nikmat. Beberapa potong kecambah terserak di pinggir, sebagiannya bersolek warna merah dari segumpal sambal merah menantang.

Pria yang sedang menghadapi sepiring rawon itu bernama Yarko. Temannya, Sudet namanya, duduk di depannya. Kedua tangannya yang berkulit gelap dan kurus memeluk satu lututnya yang naik ke atas kursi panjang itu.

Yarko, tangan kanan dan kirinya sudah erat memegang sendok dan garpu, mengeduk timbunan nasi dan daging sapi di piringnya dan menyuapkannya ke mulutnya. Sejenak dia mengunyah-ngunyah, lalu bergumam “Emmmh . . .!”. Matanya setengah terpejam.

“Mak nyus ...

Baca selengkapnya →