MANAJER BABI

Oleh: Toni Al-Munawwar

Jarum jam di dinding bergerak lambat. Setiap detiknya terdengar keras di ruang yang dingin dan senyap itu, seolah malaikat maut sedang menghitung mundur untuk mencabut satu nyawa lagi. Pintu terbuka lebar, Dito masuk tanpa suara. Suara kasak-kusuk staf mendadak lenyap. Mereka yang tadinya asyik mengobrol langsung menekuri dokumen masing-masing berpura-pura sibuk membaca laporan.

           Dito menarik kursi di ujung meja—kursi kulit dengan kualitas premium—dan mengempaskan tubuhnya di sana. Ia tidak menyapa, ia hanya menatap ruangan dengan tatapan yang membuat Tasya, selaku manajer penjualan menahan napas di sampingnya. Tak lama pintu diketuk pelan, seorang pria paruh baya berparas teduh masuk dengan ragu-ragu membawa secangkir kopi pesanan lelaki itu di atas nampan. Setiap langkah kaki Mang Jaki membuat napas para staf seolah berhenti mendadak. Dito menatap tajam, sorot matanya mendesak tua bangka...

Baca selengkapnya →