Mantra untuk Lala

Oleh: rizki amalia

Air di dalam panci menggelegak, mengeluarkan gelembung-gelembung udara yang bergolak. Wanita itu berdiri diam memandang panci yang isinya tinggal setengah dengan tatapan kosong. Rambutnya kusut, bajunya lusuh, dan lingkaran hitam menghiasi matanya yang cekung.

“Ma, Lala laper,” rengek seorang gadis kecil seraya menarik-narik ujung baju wanita tersebut.

Wanita itu tersadar dari lamunannya, kemudian berbalik dan menunduk menatap gadis kecil itu. Dilihatnya seorang anak perempuan bertubuh mungil. Baju lusuhnya menggantung dengan canggung di tubuhnya yang kurus. Rambut pendeknya tampak kusut dan berwarna sedikit kemerahan.

“Sabar ya sayang. Sebentar lagi mama selesai masaknya,” bujuk wanita itu. Diusapnya rambut gadis kecil itu dengan lembut.

“Tapi Lala belum makan dari kemarin, Ma,” rengeknya.

Dengan sekuat tenaga, wanita itu berusaha menahan tangisnya.

“Sabar ya sayang. ...

Baca selengkapnya →