Part 1
"Yo, what's up girl," itu Chandra yang bicara. Pria berkacamata dengan hidung mancung yang bepredikat sebagai sahabat sehidup sepenanggungan dengan kakak gue satu-satunya, Aga.
Melepaskan genggaman kopernya, Chandra sudah mengangkat tangan untuk mengusak rambutku sebelum Aga menarik tangannya.
"Jangan pegang-pegang adik gue," ucap Aga. Mereka tertawa.
Hari ini adalah hari kepulangan kedua laki-laki penting dalam hidup gue, Ava, selain bokap gu...