MAWAR LAYU

Oleh: Edi Sudrajat

Debu tanah liat kemerahan melapisi ujung sepatu pantofel Bakri. Pria itu berdiri di ambang pintu gudang lio di Kadipaten. Suara dinamo mesin cetak genteng menderu dari bangunan sebelah. Matanya menatap deretan kamar kos dua puluh pintu di seberang jalan.

Nuri menyapu sisa tanah liat dari sampul buku besar catatan sewa. Jari telunjuknya menyusuri deretan angka pemasukan bulan ini. Bakri melangkah mendekati meja kerja kayu tersebut. Dia meletakkan kunci mobilnya tepat di atas tumpukan ...

Baca selengkapnya →