Menanam Harapan di Tengah Krisis

Oleh: Amir Ghozaly Prasetyo

Hari Minggu adalah satu-satunya hari di mana alur waktuku terasa sedikit melambat. Biasanya, alarm ponsel sudah melengking nyaring sejak pukul lima pagi. Dalam kondisi nyawa yang belum terkumpul sepenuhnya, aku harus bergegas mandi, merapikan berkas, dan bersiap menerjang jalanan menuju kampus sebelum gerbang perkuliahan ditutup. Namun pagi ini berbeda. Ketika mataku terbuka dan melihat angka di layar ponsel menunjukkan pukul setengah enam pagi, ...

Baca selengkapnya →