Menembus Batas Realitas

Oleh: Desynata Purnamasari

Aku kembali menatap langit yang sunyi dan senyap tanpa kehadiran awan. Aku duduk di atas kursi kayu yang nyaris patah karena telah termakan usia. Aku sendirian hanya berbicara pada angin. Seperti inikah rasanya terisolasi. Dunia menjadi sempit dan sungkan berbicara. Hanya ada dunia 2x3 meter tempatku duduk seorang diri.

Ada dunia yang sangat luas di sekelilingku dan aku ingin berlari seperti kuda liar yang menikmati kebebasan. Berlari kesana kesini dengan bahagia tanpa ada rasa takut kepada malaikat maut yan...

Baca selengkapnya →