Menghuni Ruang Kosong

Oleh: rizki amalia

Aku memandang kursor komputer di hadapanku dengan tatapan kosong. Aku tidak tahu berapa lama diriku berdiam diri seperti ini. Pikiranku kacau, hatiku galau.​

Sementara ponselku terus berdering tiada henti di tengah kebisingan orang-orang yang berlalu-lalang di sekitarku. Orang-orang menatapku dengan aneh, beberapa bahkan menatapku dengan ekspresi terganggu. Tapi aku terlalu takut untuk mengangkat telepon itu.​

Aku takut diriku hanya akan dikecewakan untuk kesekian kalinya...

Baca selengkapnya →