Minzi

Oleh: Aiu Ratna

Di mulut neraka, aku bernegosiasi dengan seekor malaikat maut bernama Gabu (aku menyebutnya "seekor" karena dia memang benar-benar punya ekor). Gabu sialan itu ngeyel kalau aku pantas masuk bilik 17 yang dipenuhi jurang dan lautan mendidih. Aku pantas terjun dari atas jurang, lalu direbus di lautan sambil menyaksikan orang-orang bercinta di surga lewat layar canggih yang seluas lapangan bola. 

Sudah kujelaskan berulang kali, ini semua gara-gara M...

Baca selengkapnya →