Malam itu, dingin menusuk sampai ke tulang, tapi dadaku hangat oleh ciu oplosan yang baru saja kuteguk di gardu ronda. Pandanganku agak kabur, bayangan lampu jalanan mekar seperti bunga api yang pudar. Di bawah cengkeramanku, stang Motor Satria FU gres berwarna hitam mengkilap itu bergetar hebat. Suara knalpot brong-nya yang memekakkan teliga menggelegar membelah sepinya jalanan aspal yang basah sisa hujan.
Aku tertawa keras. Suara tawaku tenggela...