Monolog Besi Berkarat

Oleh: JNR1101

Dua meter di bawah lapisan trotoar beton yang retak dan berlumut, akar-akar bajaku tertanam kaku. Aku adalah tiang besi tuang, dipancang puluhan tahun lalu ketika jalan raya ini masih berupa jalan dua jalur yang dinaungi pohon-pohon angsana. Kini, pohon-pohon itu telah ditumbangkan, digantikan belantara beton dan deretan papan reklame neon yang saling bertumpuk.

Kulit luarku yang dulu bercat abu-abu mengilap kini terkelupas habis, digantikan sisa-...

Baca selengkapnya →